Jangan malu. jika Ditanya orang, bilang saja, bos rongsok. Gak usah
malu. Bos rongsokan itu duit di tasnya sehari bisa belasan bahkan
puluhan juta kok,"
"Kalau mau buka bisnis ginian, cari lahan dulu. Sewa dulu saja. Izin
tetangga kanan kiri. Kalau sudah nemu lahan tinggal cari pemulung. Kasih
modal pemulung jadi anak buah lalu tampung dengan harga agak tinggi,
pasti banyak (pemulung) yang mau jual ke kita. Kunci pertama ya tadi,
jangan malu,"
Saat pertama kali terjun bisnis rongsok pada 2008, Ali hanya bermodal Rp
5 juta, sisa pendapatan dari usaha sebelumnya. Dari modal tersebut dia
membeli barang bekas dari para pemulung di sekitar rumahnya, kawasan
Jakarta Utara. Kemudian Barang bekas itu dia jual lagi ke pengepul yang
lebih besar.
Sekarang Dengan modal sekitar Rp 100 juta hingga Rp 200 juta untuk
membeli 20 hingga 50 ton barang rongsokan dalam satu hari. Dari puluhan
ton barang bekas jenis besi, kaleng, dan berbagai bahan dari wilayah
Jakarta Pusat, Ali dapat mengantongi omzet Rp 150 juta hingga Rp 300
juta per hari.
Komentar
Posting Komentar